Minggu, 05 Oktober 2014

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Logung di Kecamatan Dawe selesai akhir tahun 2014. Pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Kudus menganggarkan dana Rp 34 miliar untuk merampungkan pembebasan lahan itu.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kudus Didik Tri Prasetyo, Jumat (22/8), di Kudus, mengatakan, dari 196 hektar lahan yang dibutuhkan, baru 56 persen yang sudah dibebaskan. Dengan dana Rp 34 miliar, pemkab akan membebaskan lahan 85,3 hektar.
Pemkab Kudus juga tengah mengajukan permohonan ganti lahan Perum Perhutani Unit I Jateng seluas 35 hektar untuk pembangunan waduk itu. Lahan berada di daerah Wonosoco, Tanjungrejo, dan Klaling.
”Kami tengah menunggu izin itu turun dari Kementerian Kehutanan. Sambil menunggu, kami terus mendekati sejumlah warga di Desa Kandangmas dan Desa Tanjungrejo yang belum bersedia lahannya diganti rugi,” kata Didik.
Sedianya, Waduk Logung akan dibangun bertahap mulai dari 2012 hingga 2018. Namun, pembangunan waduk itu terkendala pembebasan lahan sehingga pembangunan molor. Lantaran molor, dana pembangunan waduk itu membengkak dari Rp 400 miliar menjadi 700 miliar.
Waduk berkapasitas 13,7 juta meter kubik itu akan menampung aliran air Sungai Gajah dan Logung yang berhulu di Pegunungan Muria. Waduk tersebut juga berfungsi mengantisipasi banjir yang kerap melanda Kudus. Waduk dapat mengerem laju air Sungai Gajah dan Logung menuju Sungai Juwana di hilir sebesar 20 persen atau 228 meter kubik per detik.
”Kami juga akan memanfaatkan waduk itu untuk kebutuhan air minum dan irigasi seluas 3.800 hektar,” kata Didik.
Koordinator Forum Perkumpulan Petani Pengguna Air (FP3A) sistem irigasi Waduk Kedungombo, Kaspono, mengemukakan, Waduk Logung sangat penting bagi Kudus untuk mengatasi banjir dan menambah sumber irigasi persawahan.
”Di samping itu, banyak juga areal persawahan di Kudus yang belum memiliki sistem irigasi memadai. Melalui waduk itu, sumber air irigasi tidak hanya dari Waduk Kedungombo di Kabupaten Grobogan, tetapi juga dari Waduk Logung,” kata dia.
Di Jateng akan dibangun lima waduk baru dengan dana dari pemerintah pusat Rp 2,1 triliun. Waduk itu meliputi Waduk Gondang di Karanganyar, Pidekso di Wonogiri, Logung di Kudus, Matenggeng di Cilacap, dan di Kuningan Jawa Barat, yang bisa dinikmati warga Jateng.

Sumber: Kompas.2014.www.tataruangpertanahan.com.5Oktober2014 

0 komentar:

Posting Komentar